World of Warcraft: FRD Ch 10 Bahasa Indonesia

Chapter 10

Level Grom telah naik menjadi level 4. Selain semua atribut dasarnya yang meningkat. Dia juga mendapatkan skill poin. Xiao Yu menambahkan skill poinnya pada skill Critical Strike.

Akibatnya, tingkat Critical Strike dari Grom mencapai 30%. Menjadi dua kali lipat dari biasanya yang hanya 15% dan sebagai Blademaster, ini sangat efektif saat membuat damage pada musuh.

Xiao Yu mencapai level 3. Dia mendaptakan 10 atribut poin dan 2 skill poin karena telah naik level.

Dia menambahkan 3, 4 dan  3 masing-masing pada Strength, Agility dan Endurance.

Setelah pertimbangan cermat, dia menambahkan 2 skill poin untuk meningkatkan level Wind Walknya. Dengan begini Wind Walknya talah mencapai level 3 dan dia mendapatkan peningkatan kecepatan sebesar 150%

“Hahaha. Aku Akan bisa mengintip dengan lebih mudah dan tidak mungkin kakak ipar keempat bisa menangkapku!”Xiao Yu tertawa dengan bangga.

Namun, alasan utama yang mendasari pilihannya adalah bahwa kekuatannya masih sangat lemah. Akibatnya, dia harus bisa memiliki kemampuan untuk melarikan diri ketika berada dalam keadaan bahaya.

Jika dia ingin meningkatkan kecepatannya maka di harus menambahkan atribut poinnya pada agility dimasa depan.

Xiao Yu telah memutuskan untuk belajar swordmanship. Setelah itu dia akan menjadi Master Swordsman dengan bantuan dari skill Omnislash dan Critical Strike.

Remaja mana yang tidak bermimpi menjadi seorang Knight? Xiao Yu pun berencana untuk mewujudkan impian masa kecilnya.

Meskipun demikian pada akhir penyergapan, Xiao Yu merasa tertekan. Walaupun dia berhasil mendapatkan 500 merit poin dia masih kekurangan 200  merit poin lagi untuk bisa membangun Town Hallnya yang kedua.

Dimana Aku bisa mendapatkan 200 merit poin lagi?

“Sepertinya Aku harus pergi menyerang grup bandit lain” Xiao Yu mempertimbangkan kemungkinannya. Lagipula hal yang wilayahnya tidak kekurangan adalah banyaknya grup bandit yang ada. Mereka tersebar dimana-mana.

Xiao Yu memerintahkan Orc Warrior untuk mencari tempat hartanya berada. Dia memanggil Fox untuk membantu mereka mencarinya.

Fox adalah orang yang tidak berguna dalam pertempuran tapi dia pandai dalam mencari tahu lokasi harta. Xiao telah memerintahkan Orc Warrior untuk menjaga Fox selama pertempuran.

Fox bersedia membantu Xiao Yu mencari harta itu, Fox pernah mengunjungi perkemahan bandit ini sebelumnya karena hubungan persahabatan antara bossnya yang dulu dengan boss dari perkemahan ini.

Akibatnya, Fox sangat familiar dengan tempat ini. Apalagi kemampuannya dalam mengingat sangat bagus.

Hampir semua barang berharga yang berada diperkemahan ditemukan dibawah arahan fox.

Xiao Yu menyeringai saat dia melihat tumpukan gold coin yang ada didepannya.

Dia mendapatkan 20,000 gold coin dari perkemahan ini. Selain itu dia mendapatkan makanan, pakaian dan sejumlah material. Xiao Yu senang mengetahui pimpinan bandit telah membawa kembali begitu banyak jubah. Bahkan Orcpun bisa mengenakannya jadi ini merupakan perampokan yang manghasilkan.

Xiao Yu bisa mengkamuflasekan Orc Warriornya dengan semua jubah ini.

“Apa ada perkemahan bandit yang ada didekat sini?” Xiao Yu senang karena mereka mampu menyapu bersih 500 bandit dalam sekali serangan. Oleh karena itu, dia berencana untuk pergi memburu grup bandit lain agar bisa secepatnya mendapatkan merit poin yang cukup.

“Ada satu didekat sini, tapi kita tidak boleh sampai menyinggung mereka.” Fox agak ragu-ragu saat dia mengatakannya pada Xiao Yu.

“Bandit macam apa mereka yang Aku tidak boleh menyinggung mereka? Master ini adalah Lord dari seluruh wilayah! Punya pangkat apa mereka itu?” Xiao Yu telah memenangkan beberapa pertempuran jadi dia berancana memenuhi kebutuhannya dalam satu gebrakan.

“Disana tidak banyak bandit. Sejauh yang ku tahu hanya ada tiga sampai empat ratus orang. Tapi Aku mendengar bahwa Western Cloud Empire telah memberikan dukungannya pada grup bandit itu dari bayang-bayang. Mereka memiliki kavaleri yang dipersenjatai dengan baik jadi tidak ada yang berani macam-macam dengan mereka.” Fox menjawab.

“Kavaleri?”gumam Xiao Yu. Biasanya, para Orc memiliki dominasi mutlak menghadapi infantri biasa. Tetapi, dia tahu bahwa ini menjadi hal berbeda ketika menghadapi kavaleri yang dipersenjatai dengan baik.

Selain itu, Orc Warrior akan mengalami banyak korban jika mereka menghadapi serangan dari kavaleri.

“Ayo pergi kesana dan memeriksanya.” Xiao Yu memutuskan bahwa dia harus bergerak, dia sangat membutuhkan total 1000 merit poin itu untuk membangun Town Hallnya yang kedua dan memanggil Tyrande yang sangat di impikannya.

Dia memerintahkan 20 Orc Warrior untuk mengirimkan harta dan barang-barang berharga yang didapat kembali kemarkasnya. Orc Warrior yang lainnya termasuk Fox pergi menuju perkemahan bandit yang menjadi target selanjutnya.

Perkemahan bandit berjarak dua jam perjalanan. Itu bukanlah perkemahan biasa karena lokasinya dikelilingi oleh perbukitan. Akibatnya tempat ini cukup mudah untuk bertahan dan sulit untuk diserang.

Perkemahannya berada dilereng yang cukup tinggi tapi memiliki tanah yang relatif datar. Mereka bisa melihat bandit berjalan di perkemahan dan sesekali mendengar hisses dari kuda-kuda.

“Tidak mungkin mengirimkan Orc Warrior langsung menaiki bukit untuk menghadapi musuh. Aku akan kehilangan banyak dari mereka jika itu kulakukan.”

Xiao Yu mulai mengukur kekuatannya dan kekuatan musuhnya. Para Orc Warrior, mereka itu tangguh tapi mereka tidak memiliki armor dan senjata mereka juga masih cukup buruk. Dia tidak ingin melihat pasukan yang baru saja dibuat dihancurkan.

“Aku akan masuk kedalam bersama Grom.”Xiao Yu dan Grom akan pergi menyelinap kedalam perkemahan untuk memeriksa tempat itu.

Keduanya mengaktifkan Wind Walk dan Stealth mode dan segera masuk kedalam perkemahan.

Sebelumnya, Xiao Yu tidak bisa mengimbangi kecepatan Grom bahkan ketika dia menggunakan Wind Walk. Grom selalu harus berlari dengan lebih lambat agar Xiao Yu tidak ketinggalan dibelakang. Agility Grom sangat tinggi dan 50% peningkatan dari Wind Walk sebagai bonus membuatnya semakin cepat.

Tetapi, sekarang Xiao Yu memiliki 150% peningkatan kecepatan karena Wind Walk dan mampu berlari berdampingan dengan Grom.

Penjaga gerbang hanya merasakan hembusan angin melewati mereka tapi tidak bisa mendeteksi Grom atau Xiao Yu.

Xiao Yu mengamati tempat itu dan mengerti bahwa para bandit yang akan dihadapinya sekarang sangat berbeda dengan dua grup yang telah dihancurkannya sebelumnya. Grup ini sangat jauh berbeda karena bandit grup ini lebih tangguh dan memakai seragam yang rapih. Armor mereka juga bagus dan berkilau. Mereka terlihat seperti tentara sungguhan daripada Bandit.

Xiao Yu mengangguk saat melihat kesekitar. Dua grup bandit yang pertama terdiri dari orang-orang biasa sementara yang ini bisa dianggap terdiri dari tentara sungguhan.

“Sepertinya Fox benar, mereka mungkin telah didukung dari bayang-bayang oleh Western Cloud.Empire”

Western Cloud  Empire adalah negara yang sangat kuat sama seperti Dinasti Sky Lion. Namun mereka tidak tertarik pada wilayah barat laut karena tempat itu dingin dan gersang.

Tetapi, tanah gersang ini adalah wilayah kekuasaan Xiao Yu.

…….

…….

Xiao Yu menggunakanWind Walk untuk mengeksplorasi lebih dalam. Dia memutuskan bahwa serangan langsung melawan perkemahan bandit akan menjadi kegagalan total.

“Kavaleri itu lebih kuat daripada infantri.”Xiao Yu merenung saat dia melihat pada kandang yang penuh dengan kuda.

Tidak dibutuhkan waktu lama ketika senyuman culas itu muncul diwajah Xiao Yu.

“Ayo kembali. Kita akan menyerang mereka pada malam hari!” Xiao Yu memutuskan rencana tindakannya.

…..

…..

Xiao Yu memimpin lebih dari 100 Orc Warrior untuk berhenti dekat dengan perkemahan para bandit. Mereka semua duduk tenang dan menunggu perintah Xiao Yu. Dia dan Grom menyelinap melompati pagar masuk ke dalam perkemahan.

Pagar kayu yang mengelilingi perkemahan tidaklah terlalu tinggi. Mungkin para bandit terlalu arogan dan memutuskan bahwa tidak ada yang akan berani menyerang mereka jadi tidak diperlukan adanya dinding pelindung yang kuat. Tetapi hal ini bisa menghentikan Xiao Yu dan Blademaster.

Grom bisa melompati dinding setinggi tiga meter dengan sangat mudah. Kecepatan Xiao Yu telah meningkat karena Wind Walk tapi kemampuan lompatannya tidak berubah.

Akibatnya, Grom harus kembali dan Xiao Yu menginjak pundaknya agar bisa melompati pagar.

“Kekuatanku masing sangat kurang!”

Xiao Yu dan Grom menyelinap dibawah gelap malam menuju kandang kuda. Xiao Yu tidak terburu-buru untuk bertindak saat dia mengamati dan menemukan tempat-tempat dimana anggota patroli sedang berjaga.

Walaupun penjaganya adalah prajurit elit mereka tidak bisa melindungi diri mereka dari Grom. Dia menggunakan Wind Walk untuk mendekati mereka dan menghabisi mereka satu persatu. Mereka bahkan tidak sempat berteriak minta tolong sebelum kematian mereka.

Setelah masalah patroli telah diselesaikan, Xiao Yu bergerak menuju kandang kuda, Dia membakarnya dengan menggunakan pematik api.

Angin berhembus kuat di area pegunungan. Dia berperan besar terhadap kekuatan dan persebaran dari api. Dalam hitungan menit semua kandang kuda telah dilalap sijago merah.

Xiao Yu terus melanjutkan menyalakan api dilokasi lain dan memerintahkan Grom untuk menghabisi patroli yang ada dipintu gerbang.

“Api!”

Teriakan para bandit bergema di perkemahan. Patroli telah tewas jadi mereka mengetahui adanya kebakaran sedikit terlambat. Kebakaran telah menyebar kesemua tempat dan kuda-kuda pun berlarian didalam perkemahan. Situasinya sangat kacau.

Untuk sesaat, mereka tidak tahu apa yang terjadi ketika kuda-kuda membuat keributan.

Walaupun mereka terlihat seperti tentara berpengalaman dan terlatih tapi bahkan profesiaonal pun akan bergegas dihadapan serangan tiba-tiba.

“Kendalikan apinya! Hentikan kuda-kuda itu! Habisi saja kuda yang mengamuk!” Seorang pria botak membawa kampak muncul.

Para bandit mulai melakukan instruksi yang telah diperintahkan oleh pimpinan mereka. Mereka menghabisi kuda yang tidak mau patuh. Kekacauan yang disebabkan oleh kuda-kuda itu mempengaruhi usaha mereka dalam memadamkan api.

Mereka telah mengahabisi beberapa kuda ketika suara raungan dari beast terdengar keras menggema dari arah gerbang. Kuda-kuda yang sebelumnya patuhpun mulai berontak kembali.

“Mayat! Disana ada mayat dan mereka semua tewas terbunuh! Seseorang telah dengan sengaja menyalakan api!” seorang bandit mulai berteriak keras ketika dia menemuakan patroli yang telah tewas. Pada saat itulah Orc Warrior menyerbu masuk kedalam. Mereka mulai dengan tanpa ampun menghabisi para bandit yang melewati pandangan mata mereka.

Bandit-bandit tidak siap menghadapi pertempuran, apalagi mereka bukanlah lawan dari Orc dalam pertempuran darat.

Dalam beberapa menit. Hampir separuh dari bandit telah tewas saat mereka diserang dengan kondisi yang tidak siap. Orc Warrior tidak mengenal ampun dan sangat ganas. Pada pertempuran satu lawan satu mereka akan menghabisi siapa saja kecuali ketika mereka menghadapi Warrior.

Rencana Xiao Yu menggunakan api juga sangat berguna. Bandit itu tidak tahu apa harus memadamkan api atau menahan serangan para Orc.

“Orc?! Jangan panik! Habisi mereka!” Pria botak itu berteriak. Dia menggunakan kampakanya menghadapi Orc Warrior.

Orc Warrior meraung saat dia mengayunkan kampak raksasa yang ada ditangannya. Pria botak itu bergerak kesamping dan bisa menghindari serangan Orc Warrior. Pada saat bersamaan, cahaya berwarna kuning gelap menyapu Orc Warrior dan membelah tubuhnya menjadi dua.

Arrggh~~

Mata Grom memerah ketika dia menyaksikan kejadian ini. Dia bergegas kearah pria botak itu dan menggunakan Omnislash untuk menyerangnya.

Pria botak itu tidak kenal takut saat dia mengayunkan kampak tempurnya menghentikan Grom.

“Orang itu kuat.. Grom tidak akan bisa melawannya jika dia sebelumnya tidak mencapai level 4.” Xiao Yu terkejut dengan kekuatan pria botak itu.

Xiao Yu bergerak perlahan dalam stealthnya dan pergi kebelakang pria itu. Dia menaikkan pedangnya dan menancapkan nya pada bokongnya.

Puchi~~

Pedanganya menancap pada bokong pria itu. Dia melompat seketika itu juga. Pria itu akan menyadari jika aku coba menyerang lehernya.

Grom tidak menyianyiakan kesempatan ini. Dia menggunakan Omnislash saat dia mengayunkan pedangnya kearah bahu pria itu.

Schluck~~

Pria botak itu berteriak saat lengannya terputus dari asalnya.

Pada saat bersamaan, para bandit mulai kehilangan kepercayaan diri mereka dalam pertempuran melawan para Orc.

Tetapi, ada beberapa tim yang dengan gigih melawan serangan Orc Warrior. Mereka tidak selemah seperti dua grup bandit sebelumnya.

Kedisiplinan dan pelatihan militer mereka memang jauh lebih baik daripada dua grup yang sebelumnya.

Tetapi tanpa kuda mereka, nasib grup ini tidak jauh berbeda dengan kedua grup bandit yang sebelumnya.

Sangat sulit untuk bisa melawan serangan dari Orc Warrior ditanah lapang.

“Siapa kau?”Mata pria botak itu penuh kemarahan saat dia berteriak.

Xiao Yu menjawab :”Siapa Aku ? Kau berani bertanya siapa Aku. Akulah yang seharusnya menanyakan pertanyaan itu padamu. Ini adalah wilayah kekuasaanku dan tidak ada yang bisa tinggal disini tanpa seizinku.”

“Apa kau berasal dari Sky Lion Dynasty? Apa kau Lordnya?” Pria botak ini tidak sebodoh dua pemimpin grup bandit sebelumnya. Dia segera menebak latar belakang Xiao Yu.

“Benar, Aku adalah pimpinan dari keluarga Xiao dan Lord dari wilayah ini, Xiao Yu!” Xiao Yu menaikkan dagunya.

:”Aku tidak menyangka kau akan berkolusi dengan Orc. Xiao Yu ….Akan kuingat kau. Aku akan kembali setelah melaporkan situasi ini.: Pria botak itu menggertakkan giginya, dia segera meraih kuda yang ketakutan yang melewati mereka. Kuda itu dengan segera menjadi patuh. Dia melompat keatasnya dan menendang dengan kakinya untuk mengendarainya.

Xiao Yu berteriak: “Jangan mimpi! Kau pikir kau akan bisa melarikan diri dari tanganku?”

Keduanya baik Xiao Yu dan Grom beraksi. Walaupun mereka tidak lebih cepat dari kuda, mereka tidaklah lambat juga. Kudanya tidak bisa mempercepat larinya lagi . jadi berdua Xiao Yu dan Grom mampu menyusul kuda tersebut.

“Serang kudanya.” Xiao Yu memerintahkan. Xiao Yu melemparkan pedangnya kearah kuda. Kaki pria botak itu menendang tubuh kuda dan kudanya pun melompat setengah meter untuk menghindari serangan.

“Skill yang bagus.” Xiao Yu terkejut karna dia tidak menyangka pria botak itu bisa begitu ahli.

Arrgh~~

Upaya pria botak itu untuk menghidari serangan pedang pertama telah menunda lari kudanya dan Grom telah berada disisi kuda itu. Dia menyerang dan langsung membelah kudanya menjadi dua.

Pria botak itu melompat dan segera melarikan diri. Grom dan Xiao jauh lebih cepat daripadanya karena menggunakan Wind Walk. Ditambah lagi pria botak itu sedang terluka parah yang menyebabkan moral dan staminanya menurun.

“Lord kecil….kau akan menyesali tindakanmu.”pria botak itu menghadapi situasi yang sulit saat dia menggunakan satu tangannya untuk menahan serangan Grom.

Xiao Yu dalam kondisi stealth mode sambil terus secara konstan berusaha menyerang bokong pria itu.

“Sesal? Kaulah yang seharusnya menyesal karena kau telah memutuskan merampok di wilayah milik Master ini!”: Xiao Yu berteriak saat dia menyerang bokong pria itu.

Grom berhasil memenggal pria tersebut karena gangguan terakhir yang dibuat Xiao Yu.

Cahaya emas muncul dan menyelimuti tubuh Grom setelah dia menghabisi pria botak itu. Grom telah mencapai level 5. Tetapi Xiao Yu belum bisa naik level. Semakin sulit untuk Xiao Yu mengupgrade dan mendapatkan merit poin saat dia bergerak semakin tinggi.

“ Idiot berani mengancamku! Hmmph! Suatu hari Master ini akan memimpin Pasukan raider sendiri yang berupa srigala dan membersihkan seluruh Western Cloud Empire dengan darah!”Xiao Yu memarahi tubuh pria botak itu.

Xiao Yu menjadi kebal terhadap brutalitas perang setelah dua pertempuran.

…..

……

Hampir semua banditnya telah dikalahkan dan beberapa dari mereka berhasil melarikan diri.

Akan tetapi untuk pertama kalinya, Orc Warrior menderita korban jiwa.

Dalam dua pertempuran sebelumnya, tidak ada Orc Warrior yang tewas. Kebanyakan dari bandit itu mencoba untuk melarikan diri dengan menyebar sesaat setelah mereka melihat lawan mereka adalah Orc Warrior.

Tapi grup ini mencoba melawan mereka dan mereka juga sangat terlatih. Akibatnya tiga Orc Warrior telah tewas yang membuat suasana hati Xiao Yu jadi tidak bersemangat.

Walaupun Orc Warrior telah dipanggil dan bersikap seperti robot. Xiao Yu meperlakukan mereka seperti layaknya orang sungguhan. Dia tidak ingin mereka tewas.

Dia tidak tahu apa dia bisa membangkitkan Hero atau prajurit yang telah tewas. Jadi dia bertanya kepada sistem. Sistem pun menjawab bahwa Hero dan prajurit yang telah tewas tidak bisa dihidupkan kembali. Telah diberitahukan kepadanya bahwa hidup dan mati mereka merupakan bagian dari siklus dan hukum alam dari dunia ini. Itu tidak bisa dilanggar.

Xiao Yu bertanya bisakah Hero yang telah tewas hidup kembali dengan menggunakan Altar of Storms. Jawabannya adalah bahwa Heronya tidak bisa dilahirkan kembali.

Heronya akan dibawa kembali pada Altar of Storms dan disegel jika dia tewas.

Xiao Yu tahu jika Grom tewas itu artinya dia tidak akan kembali lagi untuk selamanya.

“Aku harus memperhatikan bagaimana Aku menggunakan mereka dimasa depan. Aku tidak bisa membirakan Hero atau Orc Warrior tewas dengan mudah. Aku akan sangat rugi jika Aku kehilangan seorang Hero!”

Mereka telah menghabisi semua bandit tapi tidak bisa mengontrol apinya. Jadi mereka harus menunggu sampai pagi berikutnya agar apinya padam dengan sendirinya.

Xiao Yu memerintahkan Fox menggunakan Orc Warrior mencari harta yang ada dibawah puing-puing itu. Pada saat yang sama dia memeriksa game interferencenya.

Xiao Yu menerima 530 merit poin karena mengalahkan para bandit. Total merit poinnya telah mecapai 1300.

Rank komandannya telah naik menjadi Kopral. Sekarang, dia akan bisa membangun Town Hallnya yang kedua dan mendapatkan 500 warrior yang lain.

 

<– |Daftar Chapter| –>

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s