Isekai Yururi Kikou – chapter 87 Bahasa Indonesia

Chapter 87 – Oleh-oleh

「Paman~ Aku masuk ya~?」

Setelah membuat keputusan untuk pergi ke Capital dan juga memutuskan untuk belajar menunggang kuda. Theodore-kun dan Latis-kun memasuki ruangan.

「Takumi-san, Allen-kun, Elena chan, Selamat datang kembali~」

「Selamat datang~」

「Theodore-kun, Latis-kun kami kembali」

「「Kami pulang~」」

Keduanya yang memasuki ruangan melihat kami dan bergegas mendekat.

「Bagaiaman Dungeonnya?」

「Kumohon ceritakan pada kami!」

Dan mereka meminta kami menceritakan perjalanan selama didalam Dungeon.

「Kalau kita ada waktu ya? Sebaliknya, bukankah kalian datang karena ada urusan dengan Isaac-san bukan?」

「Bukan begitu. Kami dengar Takumi-san dan anak-anak sedang ada disini jadi kami…..」

Kelihatannya Theodore-kun dan Latis-kun tidak datang ke ruangan ini karena ada perlu dengan Isaac-san tapi karena mereka sedang mencari kami.

「Meski begitu, kalian kok bisa tahu kami ada disini」

「Kami meminta pelayan untuk segera memberitahu kami jika Takumi-san sudah kembali! 」

Ou…… anak-anak ini, mereka melakukan cara yang sama seperti yang dilakukan Cedric-san……

Cedric-san skalanya adalah kota ini, sedangkan mereka skalanya adalah Mansion ini. Tidak diragukan lagi mereka memang versi kecil dari Ayah mereka. Seperti yang diharapkan dari Ayah dan anak yang terhubung dengan darah.

「Wah, wah, kalian memang benar-benar Ayah dan anak ya? Kedua anak ini melakukan hal sama seperti yang biasa kakakku lakukan iya kan?」

Kelihatannya Isaac-san tahu metode Cedric-san. Dia menghela nafas melihat keponakannya. Tapi Aku merasakan pola pikir yang sama dari Isaac-san juga kok…..

「…….Isaac, kau juga melakukannya」

Ketika berpikir seperti itu, Wald-sama dengan pelan bergumam pada dirinya sendiri. Seperti dugaan, Isaac-san juga melakukan hal yang sama.

「Theodore, Latis, bukankah sekarang masih waktu belajar kalian?」

「Aku baru saja selesai!」

「Aku juga」

Aku mengerti. karena mereka sudah selesai belajar, mereka datang kemari untuk menanyakan kisah perjalanan kami didalam Dungeon.

Keduanya memang berkata bahwa mereka sangat menyukai kisah-kisah petualangan. Aku tidak keberatan menceritakannya, tapi daripada itu——

「Kami mendapatkan sesuatu yang menarik di Dungeon, apa kalian mau bermain dengannya?」

「Benarkah!」

「Yay~」

「Jika ada tempat yang lebih luas akan lebih baik…..」

「Ayo pergi ketempat latihan! Takumi-san, cepat, cepatlah!」

「Allen-kun, Elena-chan juga, ayo cepat!」

「Oh! Jangan terburu-buru…….」

Didesak oleh Theodore-kun dan Latis-kun, kami sampai di lapangan tempat latihan.

Ada beberapa Knight di lapangan latihan saat ini, jadi kami bergerak ke sisi agar tidak mengganggu mereka, Aku mengeluarkan gelembung sabun yang kami dapatkan dari Bubble Archleon.

「Wow! Apa ini!」

「Lembutnya~」

Gelembung sabun yang ditinggalkan akan tetap ada selama beberapa saat dan biasanya akan pecah setelah Bubble Archleon melarikan diri. Juga jika Bubble Archleon telah dikalahkan, gelembung sabun tersebut akan segera menghilang sesaat setelah dia dikalahkan.

Tapi, entah kenapa, gelembung sabun yang kusimpan di dalam {{Infinite Storage}} masih tetap ada bahkan setelah Bubble Archleon dikalahkan.

Apalagi, mereka tidak akan pecah walau apapun yang dilakukan padanya, dan tidak meledak meskipun Aku coba menusuknya dengan pisau.

Karena itu, ini menjadi kuat tapi lembut dan ringan seperti balon karet.

「Cobalah memukulnya pelan dengan tangan mu sambil menghadapi kami」

「Seperti ini? ——– Ini!」

Ketika Theodore-kun menepak balonnya—-poyon, balonnya mengambang dan terbang kearah kami.

「Allen, pukul kearah latis-kun seperti itu. Pelan-pelan saja ya? 」

「Ya~」

Ketika Allen memukul balon yang mengambang, dia terbang kearah Latis-kun kali ni.

「Latis-kun, pukul itu kearah Elena selanjutnya」

「Ya!——-Ini!」

「Bagus! Elena, kearah Theodore-kun selanjutnya, ya?」

「Yaa」

Mengerti bagaimana cara bermainnya, anak-anak mulai memukul balonnya secara bergantian.

「Mereka memainkan sesuatu yang menarik~ Takumi, apa itu?」

Wald-sama yang mengikuti kami ke lapangan latihan menunjukan rasa tertariknya pada gelembung sabun dari Bubble Archlon yang anak-anak gunakan untuk bermain. Dunia ini memiliki bermacam tumbuhan, monster dan material yang misterius, tapi sesuatu seperti karet tampaknya belum tersebar luas, jadi sudah pasti mereka akan jadi penasaran dengannya.

「Itu adalah busa bukan? Yang dilepaskan oleh Bubble Archleon ya?」

「Haa!? Tunggu dulu! Kalau begitu itu adalah Busa yang akan meledak jika disentuh kan? Tapi kenapa masih bisa tetap berbentuk seperti itu!」

「Yaah~ benda ini menghalangi kami ketika kami akan mengalahkannya, jadi Aku coba menyimpannya dalam {{Infinite Storage}}, kemudian mereka tetap berada didalam {{Infinite Storage}} bahkan setelah kami berhasil mengalahkannya dan berubah menjadi apa yang kalian lihat sekarang ketika kukeluarkan~ dia tidak akan rusak walaupun Aku menusuknya dengan benda tajam, jadi Aku rasa tidak masalah digunakan untuk bermain」

「Itu artinya kau sudah mengalahkan Bubble Archleon bukan? Mereka biasanya kabur!」

「………Itu memang cara yang hanya Takumi-san bisa lakukan untuk mengalahkan Bubble Archleon, iya kan?」

Ketika Aku menyampaikan bagaimana cara kami mengalahkan Bubble Archleon, Wald-sama dan Isaac-san melihatku dengan padangan lelah.

Tidak, maksudku, Jika ingin segera membereskan gelembung sabun yang menutupi jarak pandangku, menyimpannya dalam {{Infinite Storage}} akan jadi yang tercepat iya kan~

「Takumi-san apa kau masih punya beberapa, pinjamkan satu padaku」

「Ah, iya」

Ketika Aku mengeluarkan satu gelembung sabun dan menyerahkannya pada Wald-sama, keduanya baik Wald-sama dan Isaac-san mulai menyentuh dan memeriksanya.

「…….. Ini benar-benar tidak akan pecah」

Ketika Wald-sama meremas gelembung sabun itu dengan kedua tangan dan mengerahkan seluruh kekuatannya, benda itu hanya berubah bentuk dan tidak pecah.

「Hanya berubah bentuk setelah Kapten meremasnya dengan seluruh kekuatan….. ini cukup tangguh kan? Sepertinya material ini bisa digunakan. Para peneliti pasti akan sangat tertarik dengan nya」

「Benar, Oi Takumi. Apa kau punya banyak?」

「Yaah, Aku memang memiliknya dalami jumlah yang cukup banyak. Apa kau sadar berapa banyak gelembung sabun yang Bubble Archleon keluarkan ketika dia akan diserang? Bukan jumlahnya tapi perkiraan saja」

「Ya」

「Jika kau mengalikannya dengan sepuluh kali, bisa kau mengerti berapa banyak jumlahnya?」

「…..Yaah Aku mengerti, kau memilikinya dalam jumlah yang sangat banyak」

Tepat sekali, Aku memiliki gelembung sabun yang sangat banyak dalam {{Infinite Storage}}ku.

Ketika berhadapan dengan Bubble Archleon, dia pasti akan melepaskan gelembung. Hal ini tidak diragukan lagi. Dan Aku selalu mengumpulkan mereka semua setiap kalinya bukan~

「Takumi-san, bisakah kau menjual beberapa pada kami」

「Aku akan memberikannya padamu?」

「Itu tidak bagus. Karena ini untuk tujuan penelitian. Jika kita tidak membayar dengan baik disini, akan merepotkan jika diketahui kegunaannya nanti. Aku tidak berpikir akan terjadi hal yang tak menyenangkan jika dengan Takumi-san sebagai partner, tapi tetap saja tidak bagus melanggar batasannya」

Begitu ya. Jika pemiliik material tidak dipastikan dengan baik, ketika kegunaannya ditemukan, perdebatan mengenai keuntungannya akan muncul.

Aku rasa benda ini akan berubah kepemilikan tergantung pada siapa Aku memberikannya, tapi walau begitu masih ada juga orang-orang yang akan membantah nantinya, bukan~

「Jika situasinnya seperti itu, Aku mengerti, Bisakah Aku menyerahkan keputusan mengenai harganya padamu?」

「Terima kasih banyak. Untuk semertara, saat ini Aku akan senang jika kau bisa memberiku beberapa dan beberapa lagi saat kita sudah berada di Capital」

「Aku memiliki banyak sekali, jadi tidak masalah—–oops」

Ketika sedang berbicara dengan Isaac-san tentang gelembung sabun, Aku merasakan hentakan di punggungku.

「N? Allen dan Elena? Ada apa?」

「Bersama」

「Bermain~」

「Takumi-san, ini menarik sekali. Paman~ bagiamana kalau paman juga ikut?」

「Wald-sama, ayo bertanding!」

Keempat anak-anak yang sedang bermain sebelumnya datang mengundang kami. Latis-kun menantang Wald-sama untuk bertanding.

「Bagaimana menurut kalian?」

Aku mengatakannya sambil melirik Wald-sama dan Isaac-san.

「Baiklah! Bocah-bocah, Aku akan menemani kalian!」

「Benar, sesekali menemani anak-anak kelihatannya tidak buruk juga」

Pada akhirnya, pertandingannya berubah menjadi empat anak melawan Wald-sama dan Wald-sama bermain dengan anak-anak hingga hari menjadi gelap.

 

<– |Daftar Chapter| –>

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s